BKSAP Dorong Kerja Sama Dagang Indonesia-Argentina: Banyak Potensi Belum Tergali

BKSAP Dorong Kerja Sama Dagang Indonesia-Argentina: Banyak Potensi Belum Tergali

Ketua GKSB Parlemen Indonesia - Argentina Martin Manurung bertukar cinderamata usai menerima kunjungan kehormatan delegasi Parlemen Argentina ke DPR RI di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta, Senin (16/6/2025). © Arief/Andri

Jakarta, Inilah.co.id – Indonesia dan Argentina punya peluang besar untuk mempererat kerja sama ekonomi, khususnya dalam sektor perdagangan. Ketua Grup Kerja Sama Bilateral (GKSB) Parlemen Indonesia–Argentina, Martin Manurung, menekankan pentingnya pemerintah mengambil langkah nyata untuk memaksimalkan potensi ekspor dan impor antara kedua negara.

Pernyataan ini disampaikan Martin usai menerima kunjungan kehormatan delegasi Parlemen Argentina ke DPR RI, sebagai tindak lanjut dari pertemuan bilateral sebelumnya di Buenos Aires.

“Ini kunjungan balasan yang sangat strategis. Kami melihat masih banyak potensi kerja sama, terutama di sektor pertanian, yang belum benar-benar dimanfaatkan,” ujar Martin di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (16/6/2025).

Menurut Martin, rendahnya pemahaman masyarakat kedua negara terhadap satu sama lain menjadi hambatan utama.

“Di Indonesia, Argentina dikenal hanya lewat sepak bola. Sebaliknya, orang Argentina tahu Indonesia hanya karena Bali. Padahal hubungan kita bisa jauh lebih luas,” jelasnya.

Martin juga menyebutkan bahwa produk unggulan Indonesia seperti unggas, alas kaki, dan tekstil punya peluang besar menembus pasar Amerika Selatan. Namun, ia menggarisbawahi pentingnya percepatan proses sertifikasi halal untuk mempermudah ekspansi produk Indonesia ke Argentina.

“Pemerintah harus gerak cepat. Sertifikasi halal menjadi kunci, dan pihak Argentina sudah menunjukkan kesiapan. Ini peluang yang sayang jika dilewatkan,” tegasnya.

Ia pun mengingatkan perlunya diversifikasi mitra dagang agar Indonesia tidak terlalu bergantung pada satu atau dua negara.

“Argentina bisa menjadi alternatif strategis di tengah dinamika global. Kita butuh mitra yang solid untuk menjaga kelangsungan rantai pasok nasional,” tutup Martin.

Leave a Reply