Ratih Megasari Dorong Keadilan dalam Polemik Pemutaran Lagu di Ruang Publik

Ratih Megasari Dorong Keadilan dalam Polemik Pemutaran Lagu di Ruang Publik

Anggota Komisi X DPR RI, Ratih Megasari Singkarru.

Jakarta, Inilah.co.id – Anggota Komisi X DPR RI, Ratih Megasari Singkarru, menanggapi polemik pemutaran lagu di ruang publik seperti kafe, hotel, dan pusat perbelanjaan.

Menurutnya, asas keadilan harus dijunjung tinggi, baik untuk para pencipta lagu maupun pelaku usaha.

“Mengenai polemik ini, kita perlu memandangnya secara seimbang,” ujar Ratih Megasari, Sabtu (9/8/2025).

Ratih menjelaskan, musik yang diputar di ruang publik memiliki peran strategis dalam menarik pengunjung dan mendukung kelangsungan usaha. Namun, para pencipta lagu juga berhak mendapatkan penghargaan dan apresiasi atas karya kreatif mereka.

BACA JUGA:  Dibesarkan dengan Nilai Pengabdian, Putri Dakka Ukir Jejak ke DPR RI Mengikuti Warisan Sang Ayah

“Wajar jika pencipta memperoleh penghargaan dalam bentuk royalti,” tambah politisi Partai NasDem ini.

Meski begitu, ia menekankan pentingnya mekanisme pungutan dan distribusi royalti yang transparan, proporsional, dan tidak membebani secara berlebihan, terutama bagi pelaku UMKM atau usaha kecil yang masih bertumbuh.

Menurut Ratih Megasari, akar masalah justru terletak pada ketidakpastian mekanisme dan lemahnya komunikasi antara lembaga pengelola hak cipta dengan pengguna karya.

BACA JUGA:  Dibesarkan dengan Nilai Pengabdian, Putri Dakka Ukir Jejak ke DPR RI Mengikuti Warisan Sang Ayah

Karena itu, ia mendorong pendekatan yang lebih fokus pada edukasi, fasilitasi, dan pembangunan sistem yang adil dan akuntabel, bukan sekadar penegakan hukum yang kaku.

“Negara perlu hadir menjembatani kepentingan pencipta dan pengguna. Tujuannya adalah menciptakan ekosistem industri kreatif yang adil, sehat, saling mendukung, dan berkelanjutan,” pungkas Ratih Megasari.

Leave a Reply