Parepare, Inilah.co.id – Pemerintah Kota (Pemkot)Parepare, Sulawesi Selatan (Sulsel), menorehkan prestasi di tingkat nasional.
Parepare berhasil meraih penghargaan kategori Penurunan Tingkat Pengangguran dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 yang digelar Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) diKendari, Jumat (29/5/2026) malam.
PemkotPareparejuga berhak menerima bantuan pemerintah berupa insentif fiskal sebesar Rp 1 miliar.
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk dukungan pusat untuk penguatan program ketenagakerjaan dan pembangunan ekonomi daerah.
Penghargaan itu diserahkan lkepada Wali Kota Parepare, Tasming Hamid, yang hadir didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Parepare Amarun Agung Hamka dan Kepala Bappeda Parepare Zulkarnaen Nasrun.
Wali KotaParepareTasming Hamidmengatakan, penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras kolektif antara birokrasi, dunia usaha dan elemen masyarakat.
Rekomendasi Untuk Anda
Namun dia menegaskan, bahwa indikator kesuksesan yang utama bukan sekadar angka di atas kertas.
”Penurunan tingkat pengangguran bukan sekadar capaian statistik, tetapi harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” katanya kepada Tribun-Timur.com, Sabtu (30/5/2026).
Seperti meningkatnya kesempatan memperoleh pekerjaan dan bertumbuhnya aktivitas ekonomi di daerah.
PemkotParepareberkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi lintas sektor, termasuk dengan pelaku usaha dan lembaga pendidikan.
Itu dilakukan untuk menciptakan iklim investasi yang ramah tenaga kerja, denag fokus utama akan diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pengembangan kewirausahaan lokal.
”Penghargaan ini kami persembahkan untuk seluruh masyarakatParepare. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus menghadirkan pembangunan yang inklusif, produktif dan berkelanjutan,” ungkapnya.
Menteri Dalam Negeri (Mendagri)Tito Karnavian, mengapresiasi kepada daerah yang dinilai sukses menekan angka pengangguran melalui kebijakan strategis.
Mulai dari penciptaan lapangan kerja, peningkatan kompetensi angkatan kerja, hingga penguatan aktivitas ekonomi warga.
Tito juga menekankan pentingnya publikasi terhadap capaian positif pemerintah daerah agar menjadi motivasi bagi wilayah lain.
”Oleh karena itu, perlu ada exposure, harus ada pemberitaan. Sesuatu yang bagus kalau tidak diberitakan, orang tidak tahu,” katanya.
Menurut pihak Kemendagri, ajang ini didesain untuk memicu kompetisi positif antardaerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.(*)

Leave a Reply