Makassar, Inilah.co.id – Badan Koordinasi Himpunan Mahasiswa Islam (Badko HMI) Sulawesi Selatan melalui Bidang Lingkungan Hidup dengan tegas menyatakan penolakan terhadap rencana pembangunan pabrik PT Conch di Kabupaten Barru.
Penolakan ini didasarkan pada berbagai kajian akademik dan indikasi kuat potensi kerusakan lingkungan yang akan ditimbulkan apabila proyek tersebut tetap dilaksanakan.
Ahmad Muzawir Saleh, Ketua BADKO HMI Sulsel Bidang Lingkungan Hidup menyiapkan draft tuntutan untuk DPRD Provinsi Sulawesi Selatan untuk menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) terkait penolakan PT Conch di Kabupaten Barru.
“Kita akan mengajukan RDP untuk menguji nyali DPRD Sulsel dalam menyerap aspirasi terkait dengan kemaslahatan hidup masyarakat banyak dan keberlangsungan lingkungan di Kabupaten Barru dan Sulsel pada umumnya” ujarnya, Kamis (18/12/2025).
Selain itu, Badko HMI Sulsel juga menyoroti lemahnya transparansi dalam proses perencanaan dan kajian AMDAL yang dinilai tidak melibatkan partisipasi bermakna masyarakat terdampak. Hal ini bertentangan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan dan keadilan ekologis sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
“Pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan dan masa depan generasi mendatang. Negara dan pemerintah daerah wajib memastikan setiap investasi berjalan dengan prinsip kehati-hatian ekologis,” lanjutnya.
Badko HMI Sulsel menegaskan akan terus mengawal isu ini dan siap melakukan langkah advokasi serta konsolidasi gerakan demi menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan keselamatan masyarakat Kabupaten Barru.
“Lingkungan hidup bukan untuk dikorbankan atas nama investasi. Keadilan ekologis adalah harga mati,” tutupnya.

Leave a Reply