Parepare, Inilah.co.id-Pemerintah Kota Parepare memastikan pembayaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) kini kembali berjalan normal setelah sempat mengalami keterlambatan pada awal tahun 2026.
Staf Ahli Wali Kota Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Julius Upa, menjelaskan bahwa keterlambatan tersebut murni disebabkan oleh kendala administratif, khususnya kelengkapan dokumen yang harus memenuhi persyaratan dari Kemendagri dan Kemenpan-RB.
“Keterlambatan itu disebabkan semata-mata oleh kelengkapan dokumen yang belum lengkap, yang dipersyaratkan oleh Kemendagri dan Kemenpan,” ujar Julius, Kamis (30/4/2026).
Ia mengungkapkan, Pemkot Parepare juga perlu melakukan penyesuaian besaran tunjangan bagi pejabat fungsional yang baru dilantik dan telah mendapatkan persetujuan jabatan dari Kemenpan-RB. Proses sinkronisasi data tersebut menjadi salah satu faktor yang menyebabkan penyusunan dokumen memerlukan waktu lebih lama.
“Ada penyesuaian dokumen yang harus dilengkapi, termasuk besaran TPP untuk pejabat fungsional yang baru dilantik, sehingga prosesnya memang agak lambat,” jelasnya.
Meski demikian, Julius menegaskan tidak ada niat dari pemerintah daerah untuk menunda hak para ASN. Bahkan, Wali Kota Parepare terus mendorong percepatan pencairan TPP agar segera diterima oleh para pegawai.
“Tidak ada keinginan sekecil apa pun dari pimpinan untuk menunda. Justru Bapak Wali Kota terus mengingatkan agar TPP segera dibayarkan,” tegasnya.
Dengan mulai cairnya TPP pada April ini, Pemkot Parepare optimistis mekanisme pembayaran ke depan akan berjalan lebih tertib dan rutin setiap bulan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Insya Allah bulan-bulan berikutnya akan dibayarkan setiap bulan sesuai tanggal yang sudah disepakati,” pungkas Julius. (*)

Leave a Reply