Wawali Parepare Hermanto Hadiri Koordinasi Pencegahan Kekerasan Terhadap Perempuan dan TPPO

Parepare, Inilah.co.id-Pemerintah Kota Parepare melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Parepare menggelar Pertemuan Koordinasi dan Kerjasama Lintas Sektor dalam rangka Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).

Kegiatan yang dipusatkan di Gedung Balai Ainun Habibie ini dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto Pasennangi, dan menghadirkan fasilitas provinsi, Husmira Husein, sebagai pemateri utama.

Pertemuan strategis ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari dengan melibatkan sekitar 200 peserta. Mereka berasal dari berbagai unsur yang memiliki peran langsung dalam pencegahan dan penanganan kasus kekerasan berbasis gender serta perdagangan orang.

Ketua Panitia, Chica Jamaluddin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan koordinasi dan sinergi antarlembaga demi merespons kasus Kekerasan terhadap Perempuan (KtP) dan TPPO. Ia menekankan bahwa penanganan isu ini memerlukan kerja sama terpadu dan tidak bisa diselesaikan oleh satu instansi saja.

Hadir dalam forum tersebut perwakilan dari Polres Parepare, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, jajaran dinas terkait (Dinsos, Dinkes, Disdik, Disnaker), BPJS Ketenagakerjaan, UPTD PPA, P2TP2A, camat, lurah, tokoh agama, akademisi, lembaga bantuan hukum, organisasi perempuan, hingga insan media.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Parepare, Hermanto Pasennangi, menegaskan bahwa kekerasan terhadap perempuan dan TPPO merupakan kejahatan kemanusiaan yang harus dilawan bersama. Menurutnya, forum lintas sektor ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat sistem rujukan dan respons cepat yang berpihak kepada korban.

“Kita ingin Parepare menjadi kota yang aman bagi perempuan dan anak. Caranya hanya satu: semua pihak bergerak, dari pencegahan di keluarga, sekolah, dan lingkungan,” tegas Hermanto. (*)

Leave a Reply