Tutup Masa Sidang I, Puan Evaluasi Program MBG hingga Konflik Agraria

Tutup Masa Sidang I, Puan Evaluasi Program MBG hingga Konflik Agraria

DPR RI resmi menutup Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 dalam Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Jakarta, Inilah.co.id – DPR RI resmi menutup Masa Persidangan I Tahun Sidang 2025-2026 dalam Rapat Paripurna di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (2/10/2025).

Ketua DPR RI, Puan Maharani, menyampaikan sejumlah catatan penting yang menjadi perhatian dewan, mulai dari evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga penyelesaian konflik agraria.

Dalam pidato penutupan, Puan memaparkan fungsi pengawasan DPR yang diarahkan pada berbagai isu aktual, seperti perlindungan dan jaminan sosial bagi pekerja transportasi online, penanganan Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit campak, mitigasi bencana banjir dan longsor, hingga penyelesaian konflik agraria.

DPR, lanjut Puan, juga memberi perhatian pada evaluasi masalah haji dengan dana talangan, pembentukan Satgas Judi Online, kelangkaan BBM di SPBU swasta, kenaikan harga beras, serta penerapan kebijakan stimulus ekonomi untuk menjaga daya beli masyarakat.

“Pemerintah memiliki kewajiban untuk melaksanakan setiap rekomendasi dari rapat kerja dengan DPR RI,” tegasnya.

Selain menjalankan fungsi pengawasan, DPR juga menuntaskan sejumlah agenda legislasi. Parlemen mengesahkan UU tentang Perjanjian Ekstradisi Indonesia-Rusia, UU perubahan keempat atas UU BUMN yang mengubah nomenklatur Kementerian BUMN menjadi Badan Pengaturan BUMN, serta UU perubahan ketiga atas UU Kepariwisataan. Dua RUU inisiatif DPR yang ikut disahkan adalah RUU PPSK dan RUU Statistik.

Dalam rapat paripurna ini, DPR juga menetapkan Panitia Khusus (Pansus) Penyelesaian Konflik Agraria menyusul maraknya kasus sengketa lahan yang merugikan masyarakat. Selain itu, DPR memutuskan Kementerian Haji dan Umrah menjadi mitra kerja Komisi VIII.

Tak hanya legislasi, Puan juga menyinggung kiprah diplomasi parlemen. Selama masa sidang, DPR melakukan pertemuan bilateral dengan parlemen dari Selandia Baru, Rusia, Rumania, Malaysia, Amerika Serikat, dan Tiongkok.

DPR RI juga menerima kunjungan Ketua Parlemen Nasional Timor Leste dan Ketua Majelis Legislatif Brunei Darussalam, serta mengirim delegasi ke Meksiko, Papua Nugini, dan Kuba.

Puan menutup rapat dengan apresiasi terhadap kinerja anggota dewan. Ia mengingatkan bahwa mulai 3 Oktober hingga 3 November 2025, DPR memasuki masa reses.

“Saatnya kita menyapa, mendengar, dan menyerap aspirasi rakyat. Mari kita satukan rakyat dalam semangat gotong royong membangun Indonesia. Selamat memasuki masa reses,” ujar cucu Bung Karno itu.

Leave a Reply