Makassar, Inilah.co.id – Anggota Komisi IX DPR RI, Ashabul Kahfi, menegaskan pentingnya peran Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Makassar bukan hanya sebagai pusat pelatihan, tetapi juga sebagai pusat inovasi untuk meningkatkan keterampilan tenaga kerja sesuai kebutuhan industri.
“Balai ini satu-satunya yang besar di kawasan timur, tentu harus kita syukuri. Harapannya, balai ini tidak sekadar tempat pelatihan, tapi juga bisa mendorong inovasi dan peningkatan skill sesuai tuntutan dunia kerja,” ujar Ashabul Kahfi dalam keterangan tertulis yang diterima Jumat (26/9/2025).
Ashabul Kahfi mengingatkan bahwa pada kunjungan sebelumnya di tahun 2021, Komisi IX sempat menerima keluhan soal peralatan pelatihan yang mulai usang.
Karena itu, ia menekankan perlunya sarana dan prasarana modern yang lengkap agar program pelatihan benar-benar selaras dengan kebutuhan industri.
Menurutnya, pelatihan dasar belum cukup tanpa dibarengi life skill tambahan. Keterampilan seperti menjahit atau bermusik, kata Ashabul, bisa menjadi bekal kemandirian bagi peserta.
“Hal-hal seperti ini sebaiknya kembali dipertimbangkan agar mereka lebih siap menghadapi dunia kerja,” ucapnya.
Ashabul juga menyoroti program pemagangan yang saat ini berdurasi enam bulan. Menurutnya, durasi tersebut sering kali belum cukup memastikan peserta langsung mendapatkan pekerjaan setelah program selesai. Ia mendorong evaluasi agar manfaat pemagangan lebih nyata bagi peserta.
Dalam keterangannya usai pertemuan, Ashabul menilai BBPVP Makassar telah memberi manfaat luas, bukan hanya bagi masyarakat Sulawesi Selatan, tetapi juga bagi pencari kerja dari berbagai wilayah Indonesia Timur hingga Papua.
“Balai ini cukup banyak membantu pencari kerja dengan berbagai program pelatihan. Pesertanya pun datang dari Sulsel hingga Papua,” jelasnya.
Komisi IX berharap kehadiran BBPVP Makassar dapat memperkuat daya saing tenaga kerja di kawasan timur Indonesia, sekaligus menjadi motor penggerak peningkatan kualitas SDM nasional.

Leave a Reply