Gowa, Inilah.co.id — Upaya meningkatkan kualitas pendampingan terhadap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) terus digalakkan.
Kali ini, Pendamping Sosial PKH di Kabupaten Gowa menjalin konsultasi strategis dengan akademisi Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM), Prof. Dr. H. Abd. Rasyid Masri, yang juga menjabat Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi.
Pertemuan yang berlangsung di ruang kerja dekan pada Selasa (8/7/2025) itu menjadi ajang diskusi terbuka seputar strategi pemberdayaan KPM, mulai dari pemanfaatan potensi lokal, penguatan literasi keuangan bagi keluarga prasejahtera, hingga sinergi program berbasis komunitas yang berkelanjutan.
“Pendamping PKH punya peran vital sebagai jembatan antara program pemerintah dan kebutuhan masyarakat. Namun realitas di lapangan sering kali menuntut pendekatan yang lebih kaya, dan di sinilah dunia akademik bisa berperan,” ujar Muhammad Fadhil, Pendamping SDM PKH Kabupaten Gowa melalui keterangan tertulis yang diterima, Selasa (8/7/2025) malam.
Prof. Rasyid Masri menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, kolaborasi seperti ini bisa mendorong lahirnya pendekatan yang lebih relevan dengan kondisi lokal.
“Konsultasi semacam ini perlu terus digalakkan. Kita tidak hanya bicara bantuan sosial, tapi bagaimana KPM bisa benar-benar berdaya secara ekonomi, pendidikan, dan psikososial,” jelasnya.
Dari pertemuan ini, diharapkan muncul formulasi strategi yang lebih tajam dan kontekstual dalam mendampingi KPM. Bahkan, terbuka peluang kerja sama lanjutan, seperti pelatihan, riset kolaboratif, hingga pendampingan usaha produktif berbasis keluarga.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen SDM PKH untuk terus belajar dan berinovasi demi mewujudkan keluarga KPM yang lebih mandiri, tangguh, dan sejahtera.

Leave a Reply