Gowa, Inilah.co.id – Baru sehari menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perusahaan Daerah (Perusda) Kabupaten Gowa, Ardiansyah Arsyad langsung menunjukkan keseriusannya.
Tanpa membuang waktu, ia langsung aktif berkantor di Jalan Habibu Kulle No.3, Sungguminasa, dan mulai menggerakkan roda organisasi.
Dalam sepuluh hari pertamanya, Ardiansyah memilih pendekatan strategis, menggali akar masalah dan merumuskan arah kebijakan. Ia menggelar rapat perdana bersama tim manajemen untuk mengevaluasi kondisi internal perusahaan serta memetakan kebutuhan dan potensi masyarakat sekitar.
“Saya langsung duduk bersama manajemen untuk mendapatkan gambaran menyeluruh tentang situasi perusahaan dan ekspektasi masyarakat,” ujarnya melalui keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (5/7/2025).
Dalam rapat tersebut, Ardiansyah menekankan pentingnya identifikasi masalah secara menyeluruh dan penyusunan langkah strategis yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan warga Gowa.
“Kami tak sekadar mencari solusi instan, tapi merancang strategi jangka panjang yang berdampak nyata,” jelasnya.
Tak hanya mengandalkan internal Perusda, Ardiansyah juga mendorong keterlibatan lintas sektor. Ia mulai membuka ruang dialog bersama aparat desa, pelaku usaha lokal, hingga komunitas masyarakat demi merumuskan langkah yang kolaboratif dan berkelanjutan.
“Tidak ada pembangunan yang berhasil jika dilakukan sendiri. Sinergi antar semua pihak adalah kunci,” tegasnya.
Ke depan, Ardiansyah berkomitmen untuk meluncurkan program-program pemberdayaan ekonomi yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Ia juga ingin mempererat kerja sama dengan pemerintah daerah dan sektor swasta demi mempercepat akselerasi pembangunan.
“Kita ingin program yang bukan hanya tepat sasaran, tapi juga inklusif, agar semua lapisan masyarakat bisa merasakan manfaatnya,” tambahnya.
Langkah sigap dan sistematis ini menunjukkan bahwa Ardiansyah tidak sekadar mengisi jabatan, tapi hadir membawa semangat perubahan. Ia bertekad menjadikan Perusda Gowa sebagai motor utama pembangunan ekonomi dan sosial di daerah.

Leave a Reply